Tampilkan postingan dengan label online.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label online.. Tampilkan semua postingan

PROSPEK BISNIS ONLINE TERKINI

Diposting oleh Unknown on Senin, 13 Mei 2013

Belanja online atau belanja lewat internet makin diminati di Indonesia. Berkembangnya situs jejaring sosial atau media sosial turut meningkatkan prospek belanja online ini.

Tahun 2012, jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 55 juta orang, tumbuh 30,9 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Indonesia menduduki urutan ke-4 sebagai negara dengan pengguna internet terbanyak di Asia. China di urutan pertama (513 juta orang), selanjutnya India (121 juta orang) dan Jepang (101 juta orang).

Dari data lembaga riset International Data Corporation (IDC), nilai perdagangan lewat internet di Indonesia tahun 2011 mencapai 3,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 30 triliun. Hasil survei Master Card Worldwide pada Februari lalu juga menunjukkan tren peningkatan belanja online sebesar 15 persen di Indonesia dalam enam bulan ke depan.

Meningkatnya transaksi e-commerce di Indonesia antara lain disebabkan membaiknya pertumbuhan perekonomian, di samping tumbuhnya kelas menengah. Bank Dunia menyebutkan bahwa 56,5 persen populasi Indonesia atau sekitar 134 juta jiwa masuk kategori kelas menengah dengan nilai belanja 2-20 dollar AS per hari.

Kelompok kelas menengah ini berpenghasilan relatif tinggi, melek teknologi, dan selalu terhubung dengan internet. Perkembangan teknologi dan alat-alat komunikasi berimbas pada maraknya dunia perdagangan online.

Pada tahun 2009, di Indonesia baru 3 persen pengguna internet yang berbelanja secara online. Namun, kini mencapai 6 persen dari pengguna internet. Angka ini terus bertambah.

Menurut survei global terbaru Nielsen Online, lebih dari 85 persen populasi online dunia telah menggunakan internet untuk pembelian. Di Indonesia, setengah dari pembeli online menggunakan Facebook (50 persen) dan jejaring sosial Kaskus (49,2 persen) untuk membeli barang, mulai produk fashion, elektronik, buku, hingga peralatan rumah tangga dll.

Produk fashion paling diminati dalam belanja online. Hal ini tergambar dari hasil survei Litbang Kompas pertengahan September lalu. Sebanyak 33,5 persen responden pernah berbelanja online. Barang yang mereka beli adalah produk fashion atau pakaian, termasuk aksesori dan sepatu (60,8 persen).

Sebanyak 53,2 persen responden yang berbelanja secara online adalah mereka yang pengeluarannya lebih dari Rp 2 juta per bulan. Pekerjaan mereka adalah karyawan swasta (33,9 persen) dan wiraswasta (19,4 persen). Di samping itu, belanja online juga diminati pelajar dan mahasiswa (19,9 persen).

Dalam bertransaksi, 70 persen konsumen belanja online di Indonesia memilih transfer uang sebagai cara pembayaran. Sisanya dengan kartu kredit. Lebih dari separuh (57,4 persen) responden memilih membayar dengan cara transfer. Sebanyak 11,5 persen memakai kartu kredit dan 13,1 persen membayar lunas saat barang diantar (cash on delivery).
SelengkapnyaPROSPEK BISNIS ONLINE TERKINI

PEBISNIS MUDA SUKSES : BERANI SUKSES

Diposting oleh Unknown on Jumat, 03 Mei 2013

Lulusan SMA Menjadi Pebisnis Muda Sukses

Agtya Priyadi, seorang pemuda yang sukses menancapkan namanya di kancah Antrepreneurship di Indonesia juga memulainya bukan dengan jalan yang mudah.




‘Dapat dibayangkan saat pemuda lain melanjutkan pendidikannya ke jenjang kuliah, ia malah sudah harus bekerja untuk menyambung hidupnya karena di umur yang masih sangat muda tersebut orang tuanya sudah pergi ke pangkuan Illahi.

Menjadi Enterpreneur memang tidak perlu menempu pendidikan yang tinggi, seperti yang dilakukan oleh pemuda yang biasa disapa Agit ini. Ia hanya lulusan SMA saat memulai usahanya, yang bahkan tidak dimulai dengan modal yang berlimpah. Dengan uang hasil kerja kerasnya dan bermodalkan pengalaman kerja di distro bernama “Gazelle”, ia pun hanya mampu untuk membuat stiker dengan gambar gurita lucu berwarna ungu untuk nama brand miliknya sendiri, “YeahRight!”.

Seperti yang pernah Agit jelaskan kepada Oktomagazine, sebuah gimmick, atau teknik pemasaran, yang unik memang menjadi salah satu modal utama untuk membuat brand yang dimiliki dapat menarik perhatian banyak orang. Anda tidak dapat hanya diam saja atau mengandalkan promosi dari mulut ke mulut untuk memasarkan usaha dengan cepat.

Agit pun terus mengembangkan usahanya sendiri sambil tetap bekerja di distro tersebut. Dengan keterampilan mendesain, ia pun terus membuat konsep gimmick yang unik dan gambar yang menarik. Hingga akhirnya ia mampu sedikit demi sedikit menjual kaos karyanya tersebut, selusin diteruskan dengan lusinan lainnya, dan hasilnya adalah laku!


Sejak saat itu ia semakin giat untuk mengembangkan brand YeahRight! miliknya tanpa meninggalkan tanggung jawab sebagai Store Manager di distro tersebut. Salah satu contoh yang patut ditiru oleh pemuda, khususnya remaja, dalam berjuang demi hidup dan bisnis yang dirintis.

Di tengah kesibukannya bekerja di distro dan mengurusi brand miliknya, ia pun tidak lantas berpuas diri, Agit melanjutkan kreatifitasnya dengan membuat brand yang baru dengan konsep yang berbeda. “Woles” pun akhirnya lahir satu tahun setelah YeahRight! berhasil mengambil hati para pecinta kaos di Indonesia ini. Dengan desain yang sederhana, lambat laun Woles pun meneruskan keberhasilan bisnisnya yang telah berjalan sebelumnya.

Agit juga menjelaskan bahwa berjualan tidak harus selalu memiliki toko sendiri, oleh karena itu kedua brandyang dimilikinya pun dititipkan di distro di beberapa kota, selain ia masih tetap menjualnya dan menerima pesanan via online.

Kini pemuda bersahaja ini sudah mulai fokus pada bisnisnya, karena sejak Januari ia sudah tidak bekerja lagi di distro tersebut dan mengontrak sebuah rumah di kawasan Fatmawati bersama dengan kakaknya, Ayi Mahardika. Ia pun kini sudah mempekerjakan beberapa orang untuk membantu mengembangkan bisnisnya yang dijalankan.


Itu berarti kini pemuda tersebut telah berhasil menjadi Entrepreneur dengan menjalankan bisnis serta mampu membuka lapangan kerja bagi orang lain, walau perjalanannya ke depan masih sangat panjang.


Semoga bisa bermanfaat
SelengkapnyaPEBISNIS MUDA SUKSES : BERANI SUKSES